Senin, 24 September 2012

Proposal Lomba Hari Raya Paskah




PROPOSAL
LOMBA HARI RAYA PASKAH

TAHUN 2012/2013































KELAS XI-A4 SMAK SANTO ALBERTUS
MALANG

  




1.           LATAR BELAKANG

Paskah adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah", jemaat Kristen mula-mula hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.
Namun siwa-siswi masih belum mengerti pentingnya hari raya paskah. Dan banyak siswa yang tak mengerti apa sebenarnya makna dari Hari Raya Paskah.
Berdasarkan masalah di atas, maka kelas XI-A4 SMAK St. Albertus Malang mengadakan kegiatan yaitu lomba-lomba memperingati hari raya paskah. Dengan diadakannya kegiatan ini, kami berharap Siswa-siswi yang telah mengahadapi UTS bias menenangkan pikirannya setelah UTS. Kami juga berharap dengan adanya kegiatan ini akan semakin mempererat hubungan siswa-siswi dan sekaligus membuat siswa-siswi lebih memunculkan rasa sportifitas pada dalam dirinya.
Selain itu dengan diadaknnya lomba-lomba hari raya paskah ini, siswa dapat menghargai hari raya paskah yang merupakan hari Kebangkitan Yesus yang suci dan perlu diperingati.
Oleh karena itu, kami ingin mengadakan lomba memperingati hari raya paskah ini sebagai sarana pendidikan sekaligus untuk menenangkan pikiran para siswa dan mengingatkan akan pentingnya perayaan Paskah .

2.           NAMA KEGIATAN
Lomba Memperingati Hari Raya Paskah

3.           TEMA
”Bertumbuh dalam iman, bertumbuh dalam kasih”

4.           MAKSUD  DAN TUJUAN KEGIATAN
             Maksud dan tujuan diadakannya Lomba Memperingati Hari Raya Paskah tahun 2012 adalah :
1.       Mempererat hubungan antar Siwa-siswi SMAK St. Albertus Malang
2.       Melatih kreatifitas dan Sportifitas dalam berkompetisi
3.       Refreshing setelah Ujian Tengah Semester
4.       Mengingatkan akan pentingnya Hari Raya Paskah


5.           SASARAN PESERTA
Siswa-siswi  SMAK St. Albertus Malang

6.           GAMBARAN PELAKSANAAN KEGIATAN
 Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh warga Dempo, baik itu siswa-siswi, para guru, serta karyawan-karyawati sekolah. Absensi akan diadakan pada akhir acara, untuk menanggulangi siswa-siswi membolos ataupun kabur dari acara. Pada hari Senin, 8 April 2012 acara akan dimulai dengan berbagai lomba yang siang hari. Lalu Pada hari Jum’at, 12 April 2012 akan diadakan misa syukur untuk memperingati hari raya paskah. Setelah misa selesai, jika ada perlombaan yang belum usai maka akan dilanjutkan hingga usai, dan acara ini akan ditutup dengan pembacaan pemenang-pemenang lomba di aula atas. Lomba yang diselenggarakan adalah lomba memasak telur paskah,menghias telur paskah, dan mencari telur paskah. Seluruh kelas akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti setiap lomba.

7.           TEMPAT & WAKTU PELAKSANAAN
Tempat            :   SMAK Santo AlbertusMalang
Tanggal           :   8 – 12 April 2012

8.           SUSUNAN PANITIA
Penanggung Jawab               : Bapak Praktikno
Ketua                                      : Michael Ongkowibowo
Serketaris                               : Devina Agustin
Bendahara                              :Merry Mayla
Seksi-seksi:
                                  1.Acara                : Surya Pranata G.
                                  2.Perlengkapan   : Lucia Angelica
                                  3.Konsumsi          : David S.
                                  4.Dokumentasi    : Lia Arista W.

9.           ANGGARAN
           Pengeluaran :
           Hadiah                                       (675.000 x 4 kegiatan)                  Rp. 2.700.000
           Hadiah Lomba Memasak telur paskah                                            Rp.    900.000
           Juri Lomba hias telur            (50.000 x 4 Kegiatan)                        Rp.    200.000
           Juri Umum                               (75.000 x 2 kegiatan)                      Rp.    150.000
           Juri Lomba Memasak                                                                      Rp.    100.000
           Perlengkapan                                                                                   Rp.    300.000
           Konsumsi Juri dan Panitia                                                               Rp.    450.000
           Lain-lain                                                                                          Rp.    100.000 +
                                                                                                                    Rp. 4.900.000
           Pemasukan :
                1.Sekolah : Rp. 1.000.000,00
                2.Donatur: Rp. 2.500.000,00 +
                                    Rp. 3.500.000,00
          
            
10.           PENUTUP
            Lomba Memperingati Hari Raya Paskah 2012 ini diharapkan menjadi acara yang cukup menarik dan mendidik untuk siswa-siswi SMAK St. Albertus Malang. Oleh karena itu, Kelas XI-A4 SMAK Santo Albertus mengharapkan persetujuan dari Romo kepala sekolah dan pihak-pihak lain terhadap terselenggaranya kegiatan Lomba Memperingati Hari Raya Paskah
 ini. Akhir kata, semoga kegiatan ini dan persetujuan dari Romo dan pihak-pihak lain dapat menjadi sesuatu yang baik bagi semua.


Malang, 17 Mei 2012
    Ketua OSIS                                   Ketua Panitia                                                 Sekretaris,



Natasha Sharen                           Michael Ongkowibowo                                  Devina Agustin


Mengetahui,
Kepala SMAK St. Albertus                      Wakasek Kesiswaan                               Pembimbing Kegiatan



Bruder Antonius Sumardi, O.Carm            Rm. Sixtus, O.Carm                            Hadi Praktikno



Kamis, 17 Maret 2011

Teknologi Komputer (Prosesor)


Prosesor

Sebenarnya nama aslinya adalah Central Processing Unit (CPU). Tapi lebih sering disebut microprocessor, dan lebih sering lagi hanya processor. Perannya terbilang sentral, karena prosesor yang menentukan apa yang harus dikerjakan oleh komputer. Misalnya, sistem operasi yang dapat digunakan, software yang dipakai, berapa besar listrik yang dibutuhkan, seberapa stabil sistem berjalan, dan tentu seberapa kuat daya kerja komputer. Maka makin kuat prosesor yang digunakan, makin kuat pula komputer yang memilikinya.

Dari luar prosesor tampak seperti kotak segi empat dengan banyak kaki. Tapi itu sebenarnya kotak pelindung prosesor. Sedang kaki yang tertanam di motherboad menjadi jalur komunikasi antara prosesor dengan perangkat komputer lainnya. Prosesor sendiri dibuat dari kristal silikon yang berukuran tak lebih dari satu inci persegi. Di dalamnya tersimpan jutaan transistor.

Cara kerja prosesor, apa pun merknya, pada dasarnya sama. Mereka menerima sinyal 0 dan 1 (seperti hasil klik saklar "on" dan "off"), lalu memproses sinyal tersebut berdasarkan perintah yang diberikan, dan mengeluarkan hasil 0 dan 1 juga. Setiap perintah diproses oleh paling sedikit satu transistor. Sejumlah transistor memproses perintah dengan menggunakan logika Boolean. Ini sistem aljabar berisi "or", "and", "not", dan "nand" (not and), yang diperkenalkan oleh ahli matematik George Boole. Karena prosesor memiliki jutaan transistor, bisa dibayangkan betapa kompleks penghitungan yang dilakukannya.

Ada dua hal yang berperan penting dalam prosesor, yaitu register dan system clock. Register berfungsi sebagai penyimpan data, pengingat perintah-perintah yang diterima oleh prosesor, dan menarik data tadi ketika dibutuhkan. Kemampuan prosesor diukur dari seberapa banyak perintah dikerjakan dalam waktu bersamaan. Dalam bahasa brosur ditunjukkan lewat jenis prosesor 16 bit, 32 bit atau 64 bit. Artinya masing-masing prosesor ini mampu mengerjakan perintah 0 dan 1 tadi, ada yang 16, 32 atau 64 perintah secara bersamaan.

Prosesor membutuhkan waktu untuk mengerjakan setiap perintah. Jika perintah datang mengalir deras, maka prosesor akan mengatur perintah-perintah itu dalam sebuah antrian yang rapi. Waktu penyelesaian satu perintah diukur dalam satu siklus. Seberapa cepat satu siklus itu bergantung pada desain prosesornya. Itulah yang menyebabkan mengapa satu PC dan PC lainnya membutuhkan waktu yang berbeda untuk menjalankan sebuat software.

Gambar :

Video :

Intel I-Series of Processors Demo - Intel Booth, CES 2010

 Intel Processor History 

 



Video : Eminem - Not Afraid (HD)

Minggu, 12 Desember 2010